Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2006

Jangan Bersedih (basa arabe: La Tahzan)

Jika luka dalam hati
telah membesar tak terobati
sebesar seluruh jagad raya ini
jangan engkau bermuram hati
wahai belahan hati

Ada yang lebih mengerti
seberapa besar lukamu di dalam hati
Dialah penguasa hati yang haqiqi
Dia akan mengobati hatimu
jika Dia menghendakinya atas dirimu

Jadilah dirimu manusia yang berakal
yang mengetahui segala kekurangan atas dirimu
mintalah pendapat jiwa yang lain
apa kekurangan yang ada padamu

Jadilah dirimu tidak bersedih
lukamu dihatimu itu akan kembali pulih
dan hatimu akan menjadi putih dan jernih
teruslah kamu mengharap sekuat hati

Jangan kau terlalu menuruti nafsu
dia akan menjerumuskanmu di jurang kelabu
buatlah nafsumu terbiasa menuruti akalmu
hingga nafsu menuruti apa maumu
dengan demikian jiwa akan selalu tenang

Pikirkanlah wahai orang berakal
(made by bang napi, dengan kesemrawutan hati)

Bermumet Ria

HEehehehehehe, hari apa ya ini, tanggal berapa yo. Ternyata hari sabtu, kepalaku penuh dengan kesenutan, kepusingan, sakit sebelah, hidung sentruk-sentruk kepalaku isinya "*&%$^&&*%$$^&" artinya tidak nggenah banget. Tapi aku sudah lega, walaupun belum sepenuhnya mencapai kelegaan yang tertinggi /weleh/. Ini hari ke berapa ya!!, ternyata ini hari ke 3 aku melaksanakan ujian praktek walaupun masih 2 hari lagi, hari selasa dan hari sabtoe. selasa tanggal 12 ato 11 ya!! lupa aku, terus hari sabtunya tanggal 15 semua itu pada bulan 'April dua ribu enem.
kem bek ke permasalahan yang pertama, kenapa aku bisa "*^*&%&$" banget disebabkan hari ini ujian praktenya adalah agama islam yang seharusnya gue sebagai moslem dapat menjalaninya dengan penuh semangat dan dengan rasa ikhlas di dalam dada tanpa rasa mempersalahkannya /weleh puitise metu/. tapi kenapa ya!! aku bisa merasa pusing sendiri.
Ceritanya begini "pada saat berangkat dan masuk ke da…