Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2006

peristiwa LIA (hanya sebagai kenanganku)

Panas matahari menyengat, badan berkeringat, bau badanpun menyengat. Hari itu hari Jum'at di salah satu bulan, kira-kira bulan Februari tahun 2006. Sekolah mengadakan, bukan mengadakan tapi sudah turun-temurun dari Kepala Sekolah sebelum Kepala Sekolah yang sekarang, yaitu LIA, aku lupa artinya, tapi salah satu lembaga yang mengurusi atau semacam kursus bahasa inggris, dan itu diwajibkan bagi seluruh anak kelas III. Dengan tujuan agar siswa lebih siap menghadapi UAN dan beberapa pertimbangan lain, biayanya Rp tidak perlu di sebutkan,- /bulan.
Aku dan beberapa temanku di pecah menjadi beberapa tingkatan, begitu pula kelas-kelas yang lain. Aku mendapat tingkat EL4 (Elementary 4), artinya aku tidak tahu, tapi katanya itu yang paling baik /sombong (^_^)/ di sekolahan dan pada hari jumat bersama dengan siswa kelas yang lain, tapi tingkatan yang lebih baik lagi dibawa ke tempat yang sudah LIA tetapkan, dengan tingkatan Intermediate. dengan materi pelajaran yang lebih baik.
Kembali ke peri…

Lepaskan aku bayang

Kurayapi gelombang alfa di otakku
untuk menuju ke gelombang beta menjenguk tidurku

Siapakah seraut wajah mewakili badan
terbungkus baju sutra emas
ronanya menenggelamkan kelamnya bayangan
sosoknya mengaburkan indra keenam
hilang keluh seribu redam

Tolong jangan merayap di otakku
membuatku gatal dengan segala rayu
kan ku keluarkan granat hatiku
agar segera pergi menghilang ruam

Segera ku merangkak pergi meninggalkan alfa
di semakin merayu dengan bolonya kian menyebar
kubawakan bom, ranjau dan pagar duri tuk menghadang
semakin banyak kroconya menggoda

Ku keluarkan jurus pamungkas tuk memberantasnya
Bambu runcing bertuliskan
"Bismillahirrohmanirrohim Allahumma ahya wabismika amuut"
Kesiapan meminang mati sugro menuju ke alam alfa

Mereka memberikan keikhlasan tuk meninggalkanku
Akupun semakin dekat dengan alam alfa
kusambut dia dan berada dalam gelombang beta sadarku
sunyi, tenang, tenang, tenang dan diam

UAN sudah berhasil terlewati

Alhamdulillah ya Allah Gusti, Njenengan (Engkau) sudah memberikan bantuan kepadaku untuk melewati UAN (cobaan kecil). Aku hanya bisa menambah do'aku dari sebelum UAN, dari "Ya Allah, berikan kemudahan diriku untuk menjawab soal-soal dengan baik", menjadi "Ya Allah berikan aku kelulusan dengan nilai yang 'baik'". Inilah salah satu bukti bahwa manusia (diriku/aku/daku/saya/kulo/I, semrawutya kumat lagi) adalah makhluk yang lemah, tidak ada kemampuan dan hasil tanpa kehendak dari-Nya. Tapi untuk menjadikan proses itu menjadi lebih bermakna adalah kita lakukan dengan sepenuh hati hanya untuk memohon keridhoannya (pada kenyataannya ini sangat sulit, tidak semua orang dapat melakukannya, bahkan menjamahnya dengan akal) */aku ngomong opo yo! kok ora mudeng dewe/*.
Banyak orang yang tidak menyadari dirinya hanyalah mendapat kerugian (bangkai) dari apa yang telah dilakukannya pada dirinya sendiri, tapi mereka tidak menyadari apakah tujuan mereka melakukan perbuat…