Bagi Adik-adik yang baru masuk ke sekolah atau universitas baru. Mungkin mendapatkan tugas yang sulit dari kakak pembina pada saat MOS / OSPEK.

Nah, sebagai permulaan, dijelasin dulu ya, apa itu MOS dan OSPEK. Baru nanti kita melanjutkan ke Istilah yang ditunggu.

Masa Orientasi Siswa atau disingkat MOS atau sering disebut juga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (disingkat MPLS) merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah guna menyambut kedatangan siswa baru.
Masa orientasi lazim kita jumpai hampir di tiap sekolah, mulai dari tingkat SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Tak pandang itu sekolah negeri maupun swasta, semua menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada siswa barunya.
MOS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin dan mempererat tali persaudaraan. MOS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, kakak kelas, guru hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan MOS pasti ada tujuan yang ingin dicapai. Tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan MOS itu adalah :

  1. Memperkenalkan siswa pada lingkungan fisik sekolah yang baru mereka masuki
  2. Memperkenalkan siswa pada seluruh komponen sekolah beserta aturan, norma, budaya, dan tata tertib yang berlaku di dalamnya.
  3. Memperkenalkan siswa pada keorganisasian
  4. Memperkenalkan siswa untuk dapat menyanyikan lagu hymne dan mars sekolah
  5. Memperkenalkan siswa pada seluruh kegiatan yang ada di sekolah
  6. Mengarahkan siswa dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan bakat mereka
  7. Menanamkan sikap mental, spiritual, budi pekerti yang baik, tanggung jawab, toleransi, dan berbagai nilai positif lain pada diri siswa sebagai implementasi penanaman konsep iman, ilmu, dan amal
  8. Menanamkan berbagai wawasan dasar pada siswa sebelum memasuki kegiatan pembelajaran secara formal di kelas.
Nah, mungkin kadang agak aneh ya, kakak-kakah panitia yang notabene dipasrahi / mendapat mandat dari para Guru dan Kepala Sekolah kadang menjadi sarana / ajang untuk mengerjai dan balas dendam terhadap anggota sekolah yang baru (murid baru), karena mereka juga merasa diperlakukan yang sama. Seperti halnya disuruh membawa makanan atau minuman aneh, dan terkadang kita tidak tahu apa yang seharusnya kita bawa, karena kosakatanya tidak masuk diakal. Dan sangat bertentangan dengan tujuan dari MOS / OSPEK itu sendiri.

Read More
Baru pertama kali ini saya memposting yang berbau-bau video, namun semoga video ini bisa menjadi awal yang indah (kayak lagunya siapa ya?).

Karena saya memiliki HP Android Sony Ericsson Xperia X8 yang saya beli sudah hampir setahun lalu mungkin ya, kalau tidak salah, ah, tetapi itu juga tidak terlalu penting.

Saya sendiri berencana untuk menggunakan pulpen hape, atau istilah kerennya sih stylus untuk hape-hape lama, seperti model nokia, yang belum menggunakan capasitive touch. Dengan capasitive touch ini, hape android yang kita punya hanya dapat dirangsang oleh tangan / jari jemari kita, atau mungkin bagian tubuh yang lain (jangan berpikiran jorok lho ya).

Katanya sih, karena tubuh kita mengandung listrik statis / menyalurkan listrik juga. Coba saja, Anda memegang stop kontak dengan kaki yang menyentuh lantai, Anda akan kesetrum bukan, hati-hati, jangan melakukan hal tersebut 

Kurang lebihnya, Anda bisa mengetahui dari bagaimana touchscreen bekerja dari video di bawah ini.

Video di atas hanya part I saja, untuk melanjutkan menontonnya, silakan klik video part selanjutnya sendiri lewat youtube ya.
Read More

Pernah dahulu sewaktu saya kecil dilarang oleh mbak saya, agar tidak mengelap, atau membuang air wudlu yang menempel di muka. Namun hal tersebut berkebalikan dengan kebiasaan istri saya yang selalu membersihkan muka dengan handuk setelah berwudlu, "biar bersih" katanya.

Akhirnya saya memutuskan untuk mencari-cari artikel di internet. Sebenarnya ada beberapa perbedaan pendapat, akan tetapi berhubung ini bukanlah ibadah wajib, maupun sunnah. Saya sendiri menganggapnya sebagai ibadah yang makruh.

Langsung saja, silakan membaca terlebih dahulu artikel dari http://m0slem.blogspot.com/2010/09/menghapus-air-wudhu-di-tangan-kaki-dan.html

"Hukum Menghapus Air Wudlu - Banyak pendapat yang berkomentar dan mengutarakan dalil fikih sesuai Sunnah di judul artikel "Menghapus Air Wudhu Di Tangan, Kaki Dan Muka" ini. Sebenarnya, bagaimana tuntunan Islam mengenai hal ini? Mari kita simak perjabarannya di bawah ini (sesuai tuntunan Sunnah Shahih) :

Soal :
Sesudah berwudhu, bolehkah air yang ada di anggota tubuh wudhu itu, digosok dengan kain atau sapu tangan?

Jawab :
Pertanyaan "Menghapus Air Wudhu Di Tangan, Kaki Dan Muka" ini memiliki beberapa presepsi diantara para Alim Ulama. Setidaknya ada 3 (tiga) pendapat yang menanggapi hal ini. Yang pertama, "Tidak Boleh", Kedua "Makruh" dan Ketiga "Boleh". Berikut adalah dasar dari pernyataan para alim ulama diatas.

PENDAPAT PERTAMA :
Read More
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home