Sudah lama nih saya mencari artikel tentang sakit pusar atau pusar berbau. Dulu saat awal pertama pusar sakit, rasanya tidak karuan, setelah periksa ke dokter katanya ada infeksi, akhirnya diberilah saya antibiotik, obat penghilang rasa sakit, dan satu obat alergi obat. Namun setelah rasa sakit itu hilang, sekarang kok masih tersisa bau yang dahsyat dari perut saya, kata istri saya seperti bau terasi. Baiklah, tanpa panjang lebar, silakan disimak artikel dari http://christinarwen.blogspot.com
Pusar atau udel jarang sekali mendapat perhatian untuk dibersihkan, padahal menjaga kebersihan area pusar sama pentingnya dengan mencuci tangan atau kaki. Beberapa kondisi bahkan membuat pusar berbau busuk dan tidak sedap. Apa saja?

Pusar atau secara medis disebut umbilikus pada dasarnya merupakan bekas luka setelah kelahiran. Kebanyakan orang tidak menaruh perhatian khusus pada pusar. Tetapi ada keadaan tertentu yang mengharuskan Anda memperhatikan pusar secara penuh.
Salah satunya adalah pusar mengeluarkan cairan yang berbau busuk. Hal ini tidak hanya menjengkelkan tetapi juga bisa membuat orang malu.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan pusar berbau tidak sedap seperti dilansir Buzzle, Senin (24/1/2011),
1. Debu
Debu yang terperangkap di dalam pusar dapat menyebabkan iritasi pada kulit, yang akhirnya menyebabkan infeksi.

2. Peradangan

Akumulasi nanah dari jaringan yang meradang sekitarnya dapat membuat pusar berbau busuk. Bau ini disebabkan oleh keberadaan bakteri anaerob.

3. Kista Urachal
Kista ini terjadi bila saluran yang terhubung ke tali pusar janin tidak menutup. Jadi mungkin membengkak dan dapat menyebabkan kebocoran lendir atau urine. Kondisi ini termasuk langka dan dengan dapat diobati dengan bantuan operasi.

Kista urachal disertai dengan rasa sakit di perut dan peningkatan suhu tubuh.
Read More
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home