Tuesday, April 23, 2013

Pusar Udel Berair atau Sakit dan Berbau

Sudah lama nih saya mencari artikel tentang sakit pusar atau pusar berbau. Dulu saat awal pertama pusar sakit, rasanya tidak karuan, setelah periksa ke dokter katanya ada infeksi, akhirnya diberilah saya antibiotik, obat penghilang rasa sakit, dan satu obat alergi obat. Namun setelah rasa sakit itu hilang, sekarang kok masih tersisa bau yang dahsyat dari perut saya, kata istri saya seperti bau terasi. Baiklah, tanpa panjang lebar, silakan disimak artikel dari http://christinarwen.blogspot.com
Pusar atau udel jarang sekali mendapat perhatian untuk dibersihkan, padahal menjaga kebersihan area pusar sama pentingnya dengan mencuci tangan atau kaki. Beberapa kondisi bahkan membuat pusar berbau busuk dan tidak sedap. Apa saja?

Pusar atau secara medis disebut umbilikus pada dasarnya merupakan bekas luka setelah kelahiran. Kebanyakan orang tidak menaruh perhatian khusus pada pusar. Tetapi ada keadaan tertentu yang mengharuskan Anda memperhatikan pusar secara penuh.
Salah satunya adalah pusar mengeluarkan cairan yang berbau busuk. Hal ini tidak hanya menjengkelkan tetapi juga bisa membuat orang malu.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan pusar berbau tidak sedap seperti dilansir Buzzle, Senin (24/1/2011),
1. Debu
Debu yang terperangkap di dalam pusar dapat menyebabkan iritasi pada kulit, yang akhirnya menyebabkan infeksi.

2. Peradangan

Akumulasi nanah dari jaringan yang meradang sekitarnya dapat membuat pusar berbau busuk. Bau ini disebabkan oleh keberadaan bakteri anaerob.

3. Kista Urachal
Kista ini terjadi bila saluran yang terhubung ke tali pusar janin tidak menutup. Jadi mungkin membengkak dan dapat menyebabkan kebocoran lendir atau urine. Kondisi ini termasuk langka dan dengan dapat diobati dengan bantuan operasi.

Kista urachal disertai dengan rasa sakit di perut dan peningkatan suhu tubuh.
Kista bisa pecah di dalam dan cairan yang merembes keluar dapat menyebabkan bau yang busuk.

4. Candidiasis

Ini adalah bercak putih yang dapat terjadi pada pusar yang disebabkan oleh jamur candida. Jamur ini tumbuh dengan cepat dan tidak terkendali. Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah berada pada risiko yang lebih tinggi karena tubuh menjadi tidak mampu untuk mengekang pertumbuhan jamur.

5. Patent Urachus
Tabung urachus adalah tabung kecil menghubungkan kandung kemih janin ke tali pusat. Dalam beberapa kasus, tabung urachus gagal menutup setelah lahir sehingga menyebabkan patent urachus.

6. Infeksi jamur
Penyebab lain bau dari pusar adalah infeksi jamur. Infeksi jamur pusar ditandai dengan gatal yang menyakitkan dan rasa terbakar.

7. Sepsis-Septicemia

Hal ini disebabkan karena infeksi yang diakibatkan penggunaan tindik di pusar. Piercing atau tindik di pusar sering menyebabkan pendarahan, yang bila terkontaminasi oleh patogen bisa menyebabkan infeksi. Infeksi ini biasanya mengeluarkan cairan hijau kekuningan yang disebut sepsis-septicemia.

Tapi tidak perlu khawatir karena banyak pengobatan yang efektif untuk mengatasi bau busuk dari pusar. Beberapa cara yang sering dilakukan antara lain seperti berikut:
  1. Coba krim anti jamur atau juga bisa menggunakan yogurt pada infeksi jamur
  2. Mengonsumsi antibiotik untuk mengendalikan gatal karena infeksi jamur
  3. Tempatkan es batu di perut untuk menghilangkan rasa gatal sehingga pusar tidak semakin infeksi karena digaruk
  4. Bersihkan pusar dengan air garam untuk mengurangi infeksi dan bau busuk
  5. Usahakan daerah sekitar pusar tidak lembab untuk mencegah pertumbuhan mikroba. Jika pusar berkeringat, sering berikan bedak untuk menghindari kondisi yang menguntungkan bagi bakteri atau jamur.
  6. Dalam kasus kista urachal, bersihkan area pusar dengan sabun anti bakteri setidaknya sekali dalam sehari. Juga gunakan klorida benzalkonium atau peroksida hidrogen pada kista 4-5 kali sehari.
  7. Dalam kondisi parah perlu dilakukan pembedahan.
Update :
Maaf nih, setelah lama mencari gambar kerikil di perut saya yang pernah sakit dan saya foto, ternyata masih ada gambarnya di HP yang lama :), sebelumnya siapkan mental terlebih dahulu ya

Kerikil, yang mungkin dari proses pengerakan di dalam pusar

Jadi kembali mengingat masa lalu nih, bagaimana mungkin kerak kerikil sebesar itu ada di dalam pusar.


Sumber : http://christinarwen.blogspot.com/2011/02/bahaya-pusar-berair.html

52 comments :

Anonymous said...

Wah, artikel yg sgt bermanfaat. Anak saya yg baru berusia 10 bulan, hari ini mengalami hal tersebut... terima kasih, tulisan ini sangat membantu...

Nafi Projo said...

Terima kasih atas komentarnya. Dan semoga anak Anda lekas sembuh

Anonymous said...

Terima kasih atas infonya....saya baru saja mengalaminya beberapa hari yang lalu...sekarang akan saya coba dulu...siapa tahu bisa...

Anonymous said...

kalau saya boleh tanya...antibiotiknya apa yang bagus ya...saya sudah mengalami ini selama beberapa hari...apakah bahaya?
thanks

Nafi Projo said...

Kalau Antibiotiknya sendiri saya tidak bisa menyarankan gan, karena juga kelihatannya berbeda antar masing-masing orang.
Saya pernah sampai diberi obat 2 kali karena yang pertama saya mengalami alergi pada obat antibiotiknya.
Jadi sebaiknya dapat dikonsultasikan dengan dokter gan.

Anonymous said...

Saya juga sedang mengalami hal ini. pusar saya berair dan bau. saya pernah ke dokter beberapa minngu yg lalu tetapi tdk ada perubahan setelah sya oleskan vco alias virgin coconut oil, pusar saya jadi tdk terlalu berair walaupun masih keluar sedikit2. setelah sya baca,ternyata vco mengandung anti jamur,bakteri dan virus. semoga bermanfaat.

Nafi Projo said...

Terima kasih atas komentarnya Pak. semoga cepat sembuh untuk Anda.

putri said...

terimakasih infonya,,
semoga saya cepat sembuh,
do'ain yaa,,,

Nafi Projo said...

Amin, saya doakan semoga lekas sembuh

Anonymous said...

Apakh bhaya kalo lukanya sampai mengeluarkan darah?

Nafi Projo said...

Menurut pengalaman saya, yang terjadi ketika rasa sakit mulai hilang adalah, keluar gumpalan agak keras, menyerupai kerikil sebesar kelingking dari lubang pusar, pada suatu pagi.
Kemungkinan, menurut saya, gumpalan itu terjadi karena proses pendarahan yang ada di dalam perut yang tidak bisa keluar langsung di perut, sehingga membentuk gumpalan, ini pengalaman pribadi, dan bukan penjelasan dari dokter, sehingga alangkah baiknya jika langsung dikonsultasikan
yang saya khawatirkan malah sakitnya lebih parah.

semoga bisa menjawab

Anonymous said...

kalau pusar berair n berbau,apa ada hubunganya dg kandungan?apakah itu berbahaya?n yg dimaksud parah itu yg bagaimana?

Nafi Projo said...

Selamat malam, mohon maaf sebelumnya, karena saya sendiri adalah korban, bukan dokter yang ahli. Sehingga jangan dipakai acuan jawaban saya ya.

Pertanyaannya agak rancu sebenarnya,
Kandungan sendiri tidak menjadi penyebab pusar berair dan berbau.
Namun apakah pusar berair dan berbau akan berpengaruh terhadap kandungan, saya rasa sebaiknya dikonsultasikan ke Dokter / Bidan, biar diberi obat yang sesuai.

Untuk kondisi parah, seperti ditakutkan ada kanker atau penyakit berbahaya lain.

Anonymous said...

maaf setelah gumpalan tersebut keluar sebesar batu kerikil apa yang terjadi dan apa yang harus di lakukan ya....soalnya ni ak bru aj kluar gumpalan menyerupai kerikil tp puser masih tetap berdarah n keluar cairan cmpur sdkit nanah

Nafi Projo said...

Semoga hal yang terjadi dengan Bapak, sama seperti saya.
Setelah gumpalan tersebut keluar, masih tetap saya oleskan betadin ke mulut pusar kemudian tutup dengan kapas yang diberi betadine.
Tapi setelah keluar gumpalan tersebut yang saya rasakan sangat lega, dan selang 2 - 3 hari sakitnya sudah sembuh.

Semoga lekas sembuh Pak, sebagai saran, jika 2-3 hari belum sembuh, bisa menemui dokter kembali Pak.

hanjar gigih said...

dulu saya sering keluar benda berbentuk elips/lonjong dari pusar berwarna kehitaman.. kotoran tersebut saya sering amati tiap saya mandi sore.. awalnya masih seperempat mencuat dari dalam pusar.. hari demi hari makin muncul sampai 3/4 nya..lama-lama keluar dengan sendirinya.. teksturnya lembek seperti gumpalan daki dan memang benar berbau seperti terasi.. juga menimbulkan nyeri di pusar..

dan sampai sekarang hal2 yang berbau dengan cairan, kotoran, lebih2 tentang infeksi pusar membuat saya sedikit ngilu bergidik..

Nafi Projo said...

Kepada Pak hanjar, terima kasih atas informasinya
untuk kejadian seperti bapak, saya tidak pernah mengalaminya.

sekarang jadi paranoid kalau mau korek-korek nih pusar lagi,
paling hanya membersihkan sisi luar pusar saja.

crhistian said...

posting yang bermanfaat. keberuntungan buat saya dapat membacanya. semoga sukses blognya gan

Anonymous said...

Gan. Ane masi umur 16 tahun uda kenak ginian gan, ane sering korek udel krna kotor baru ini membengkak nyeri dan keluar cairan seperti nanah tp sedikit. Cara ampuhnya gimana gan?

Nafi Projo said...

Wah gan, belum tau cara yang ampuh,
tapi menurut pengalaman, ane sendiri menggunakan betadine diolesin digunakan di luar (sekitar pusar) dan tetes di dalam, tapi tetesin saja di lubang pusar, jangan dimasukin langsung

jangan lupa, konsumsi obat antibiotik ya gan.
Semoga lekas sembuh

dina belagio said...

MISI .. Saya Juga mengalami Hal tersebut , aneh nya kenapa setiap kering pasti kambuh lagi Mas/bang/paman/bapak ,.

nugraha said...

misi gan..saya baru kali ini mengalami sakit puser,,awalnya panik ni...ternyata banyak juga ya yg kena begini..saya mau tanya golongan antibiotik apa yg harus saya beli?,,amoxicillin/tetracycline/ciprofloxacin/cefadroxil ?,,dan krim jamur nya di oles kan di dalam atau cukup diluar saja?,,satu lagi gan kalo betadine penggunaanya setelah pake krim jamur atau sesudah?...thanks

nugraha said...

waduh kebetulan sekali sekarang saya mengalami hal seperti ini..saya kira saya sendiri...begini saya minta saran ketika agan sakit puser,,agan minum golongan antibiotik yg mana gan,,amoxicillin/ciprofloxacin/cefadroxilatau yg mana gan?,,terus ane mau tanya juga kalo krim anti jamurnya dioles pada bagian puser dalam atau luar?,dan pengolesan obat antiseptiknya di masukan atau cukup di perban nya saja?..thanks sebelumnya gan

Nafi Projo said...

Kalau ini belum pernah mengalami mbak.
Namun alangkah baiknya, untuk beberapa hari setelah sembuh agar tetapi ditutup dengan perban ber-betadine (obat merah)
Untuk jaga-jaga saja, setelah 2-3 hari baru dilepas
Dan jangan dikorek-korek lagi pusarnya, itu yang paling penting kelihatannya

Nafi Projo said...

Jika ingin sesuai urutan langkah di atas tidak perlu menggunakan betadine.
Untuk antibiotik, karena saya bukan dokter, alangkah baiknya dikonsultasikan dulu, biasanya ada masalah terhadap alergi antibiotik (saya juga alergi salah satu antibiotik, lupa namanya, mata malah jadi jendol karena salah antibiotik).
untuk krim jamur sebaiknya dioleskan yang bisa dijangkau cotton bud saja

Kalau pengalaman saya, dari dokter menyarankan menggunakan antibiotik dan betadine diteteskan di dalam pusar, dan dioleskan di bagian luar, terus disuruh menutupnya dengan kain kasa

Nafi Projo said...

Repost ya? :) mohon maaf lahir batin, baru bisa mempublish kali ini, soalnya libur lebaran :)

rio irawan said...

Gan pusar ane ngeluarin bau yang parah ga enak bener. Dulu agan keluar bau yg parah juga ga? Pusar ane bau+sekeliling nya tuh basah terus. Bukan nanah. Ga ngerti cairan apaan. Klo kya gini bisa di obatin pake cara agan ga yaa kira". Thanks

Nafi Projo said...

kalau bau jelas bau gan, basahnya kalau ane gara-gara cairan dari dalam
pengobatannya hampir sama om

Hanjar Gigih said...

sesuai dengan pengalaman saya yg pernah saya tuangkan pada blog Pak Nafi Projo, akhirnya saya menemukan penyakit pusar yg saya alami, namanya Umbolith Stone atau Naval Stone atau Ompalolith yang terbentuk dari kulit ari pada manusia yang tiap hari berganti dan mati (Keratin) kemudian mengendap dan ditambah dengan sebum (waduh lupa saya soal yg ini hehe), langsung saja dilihat video youtubenya yang kebetulan terjadi di india dengan dokter Vikram ahli penyakit aneh2 haha:

http://www.youtube.com/watch?v=13op7Ahc1pQ

Semoga bermanfaat!

Nafi Projo said...

terima kasih om Hanjar Gigih telah menemukan penyakit ini.
berarti ini termasuk penyakit aneh ya? :) hehe

Hanjar Gigih said...

sebenarnya sih bukan aneh Pak Nafi hahaha cuma ya itu video medis dokter Vikram selalu "Disturbing Picture" hahahaha... nonton ini aja udh bikin perut saya ngilu.. haha

Hanjar Gigih said...

oh iya tambahan, naval stone ini baunya luar biasa seperrti terasi, teksturnya padat sedikit lembek persis gumpalan daki, tanda-tanda muncul benda asing ini (yang terjadi pada saya) 1.area pusar mulai gatal-gatal, 2.agak sedikit perih ketika area pusar/perut tertekan, 3.menimbulkan bau kurang sedap.

jika pada video, benda asing ini dikeluarkan paksa, tapi yang terjadi pada saya benda ini keluar dengan sendirinya secara perlahan (biasanya seminggu sudah keluar dengan sendirinya) karena saya emang tidak berani "utak-atik" pusar. hehe

Fadhil Hadian said...

Obat nya itu menggunakan Betadine Biasa yang buat luka atau ada betadine khusus?

Nafi Projo said...

Kalau saya tidak tahu ada betadine khusus om, pakainya ya betadine biasa untuk luka

Ary okinawa kerasuke said...

gan mau tnya nih knp pusar saya berair y dn bau g enak gana cara mengatasinya
mksh gan

Nafi Projo said...

sudah dibaca mbak semuanya? baik artikel dan komentarnya?

kalau saya disarankan oleh dokter, dengan meggunakan betadine, kemudian ditutup dengan kain kasa. dan jangan sering-sering dicolek-colek pakai tangan.

Sofiene Ng said...

Terima kasih kerana berkongsi..tapi boleh saya tahu adakan hal ini boleh menyebabkan kematian atau keguguran janin atau komplikasi untuk mengandung?

Nafi Projo said...

Mohon maaf sebelumnya cik, saya di sini sebagai yang terkena penyakit, saya bukan dokter yang bisa merekomendasikan.

Sebaiknya mak cik menemui dokter saja untuk konsultasi lebih lanjut.

Tapi kalau menurut saya tidak ada hubungannya dengan rahim/janin, tapi pasti rasanya sakit sekali kalau pas mengandung terkena sakit pusar ini.

saya doakan janinnya sehat ya cik.

Riki Ramlan said...

Sy pernah mengalami hal serupa. Gara" sy bersihkan dengan cara dikorek dengan jari. dan parahnya lg sy infeksi dipuser yg mengharuskan sy dioprasi.
Dan sekarang sy sudah sembuh.
Sy sarankan jika anda hendak membersihkan pusar jangan terlalu ditekan karena bisa merusak jaringan diarea pusar

Nafi Projo said...

Terima kasih atas imbuhan informasi serta sarannya om Riki

TONNY DHARMAWAN said...

saya jg mengalami hal yg serupa, pusar sy lecet akibat ta bersihkan dan mengeluarkan cairan bening tapi tidak berbau. saya sangat takut dan kepikiran terus.
kira2 penyembuhan luka ini butuh waktu berapa lama ya?

Nafi Projo said...

langsung saja diperiksakan ke dokter om.
saya hampir seminggu saat awal sakit tidak saya periksakan ke dokter, malah yang terjadi sakit banget, kalau saya hampir 3 minggu dari awal sakit, kira-kira masa penyembuhan saya hampir 2 minggu.

Fernando Gelanzio said...

om gi mna sih cara nyembuin benjolan dipusar dan di benjolan itu ngeluarin air yg busuk nya luar biasa + kdg" sakit

Nafi Projo said...

ini benjolannya di luar pusar ya?
kalau kasus saya sih sakitnya di dalam om,

sebaiknya segera ke dokter deh om, takutnya pengobatannya berbeda.

Fadliansyah said...

Kalau di kasih minyak tawon gimana yah ?
Kalau saya tidak sakit tapi agak ngilu begitu ..

Nafi Projo said...

Saya tidak menyarankan memakai minyak tawon ya mas, tapi ke dokter :)

bagaimana? apakah sudah sembuh sekarang?
setelah memakai minyak tawon?

DyashSky Shouldtry said...

Ufhhh.... Hari ini jg ngalamin hal yg begitu,,puser d bersihkan malah sekarang jd merah n keluar cairan yg bau,,sampai skrng ga kering",,gimana ea baiknya pak,,soalnya jd risih banget.... :'(

Nafi Projo said...

Ya kasusnya sama seperti saya mbak.
Silakan dibaca dulu Blognya mbak, saya pakai betadine saja

mila said...

saya juga baru2 in mrasakan gatal yg sngat d"daerah pusar...dan akhir'x saya korek2 selalu keluar cairan yang bau'nya tidak sedap..apa ada solusi'nya kah?dan berbahayakah?

projo27 said...

Menurut saya lebih baik langsung ke Dokter dulu bu.
Saya bukan dokter, dan pengalaman saya ke seorang dokter, suruh dikasih betadine saja di lubang pusar dan sekitarnya


semoga lekas sembuh, maaf baru balas, lagi banyak kerjaan nih :)

FNkorn said...

apakah ada obat yang bisa menyembuhkan puser supaya gag sakit lagi

projo27 said...

untuk obat yang benar, saya kurang tahu Pak.
Silakan bisa berobat terlebih dahulu, karena saya juga sebagai korban.


kalau dahulu, oleh dokter hanya diberi betadine, untuk ditetes di pusar dan dioles di sekitar pusar, terus ditutup oleh kain kasa

Iklan