Skip to main content

hem, hakekat urip ikut opo (apakah hakekat hidup itu) ?

Rasakanlah, apakah hidup Anda terasa hambar menjalani kebiasaan yang membosankan dan gila, gila, gila, dan bertambah gila?. Apakah kita hidup hanya untuk menjalani rutinitas kematian, seperti yang terjadi pada kakek buyut kita, dan begitu pula yang akan terjadi dengan anak cucu kita. Apa kita hidup dari bayi->dewasa->kerja->menikah->memiliki anak->mati, lalu anak kitapun sama bayi->dewasa->kerja->menikah->memiliki anak->mati. Renungkanlah sejenak, sejenak, sejenak saja, jangan dilawan perasaan itu.............
Lalu, apakah hakekat manusia ada? apakah menjalani itu semua? jika iya, sungguh Anda termasuk orang yang merugi, bodoh, dan gila (maaf dan maaf). Saya akan menceritakan sesuatu kejadian antara dua orang, yang keduanya saya kenal baru 4 minggu kemarin. Cerita ini saya dengar dari orang lain yang juga kenal kedua orang tersebut. Sebut saja orang pertama dengan nama "Pram", dan orang kedua dengan "Pak De is".
Pak Pram bertanya kepada Pak De is, "Sing asli hakekat urip/iman iku opo de (sebetulnya hakekat kita hidup/iman itu apa)?".
Pak De is hanya bilang, "njupukko gelas, isinano banyu meh kebak, awasano ojo nganti utah (ambillah gelas, isi dengan air agak penuh, lihatlah, jangan sampai tumpah)". Pak De is yang kemudian mengambil sepeda miliknya (karena beliau hanya memiliki/hartanya hanya sepeda itu), memboncengkan Pak Pram di belakangnya, sambil tetap memegang gelas berisi air tersebut. Pak Pram dan Pak De is bersepeda berputar-putar ntah ke mana.
Setelah sampai kembali ke rumah Pak Pram. Pak De is bertanya pada Pak Pram, "Pram, piye, gelasmu utah rak (Pram, bagaimana, gelasnya tumpah tidak)?".
Pak Pram "Orak utah, (tidak tumpah)!!".
Pak De is "Kowe reti rak, mau dewe muter-muter lewat ndi wae (kamu tadi tau tidak, kita tadi bersepeda lewat mana saja)?"
Pak Pram "Orak, (tidak)!!".
Pak De is "Kowe reti rak, mau ning pinggir dalan ono opo wae (kamu tau tidak, tadi di pinggir jalan ada apa saja)?"
Pak Pram "Orak, (tidak)!!".
Pak De is "Nah, hakekat urip ki yo koyok ngono iku (nah, hakekat hidup/iman itu seperti itu)"
Pak Pram (Penasaran)
Pak De is "kita hidup di dunia itu hanya menjaga gelas itu, agar tidak tumpah, yang artinya kita harus selalu menjaga iman kita, agar tidak tumpah, atau hilang sama sekali, mau kita lewat jalan hidup apa saja, bekerja apa saja, kita tetap fokus untuk menjaga hati agar iman tidak tumpah".

Comments

  1. wah bang postingmu apik tenan tak kai nilai 11 wis, menyentuh banget, bahasa sing keren abis, to the point lan sing mesti bermanfaat... terus posting bang tak tunggu bagi2 ilmu, ceritane maneh ya...

    ReplyDelete
  2. One of my friends already told me about this place and I do not regret that I found this article.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istilah Makanan, Minuman, dll dalam MOS / OSPEK

Bagi Adik-adik yang baru masuk ke sekolah atau universitas baru. Mungkin mendapatkan tugas yang sulit dari kakak pembina pada saat MOS / OSPEK.

Nah, sebagai permulaan, dijelasin dulu ya, apa itu MOS dan OSPEK. Baru nanti kita melanjutkan ke Istilah yang ditunggu.

Masa Orientasi Siswa atau disingkat MOS atau sering disebut juga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (disingkat MPLS) merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah guna menyambut kedatangan siswa baru.
Masa orientasi lazim kita jumpai hampir di tiap sekolah, mulai dari tingkat SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Tak pandang itu sekolah negeri maupun swasta, semua menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada siswa barunya.
MOS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin dan mempererat tali persaudaraan. MOS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, kakak kelas, guru hingga karyawan lainn…

Pusar Udel Berair atau Sakit dan Berbau

Sudah lama nih saya mencari artikel tentang sakit pusar atau pusar berbau. Dulu saat awal pertama pusar sakit, rasanya tidak karuan, setelah periksa ke dokter katanya ada infeksi, akhirnya diberilah saya antibiotik, obat penghilang rasa sakit, dan satu obat alergi obat. Namun setelah rasa sakit itu hilang, sekarang kok masih tersisa bau yang dahsyat dari perut saya, kata istri saya seperti bau terasi. Baiklah, tanpa panjang lebar, silakan disimak artikel dari http://christinarwen.blogspot.com.  Pusar atau udel jarang sekali mendapat perhatian untuk dibersihkan, padahal menjaga kebersihan area pusar sama pentingnya dengan mencuci tangan atau kaki. Beberapa kondisi bahkan membuat pusar berbau busuk dan tidak sedap. Apa saja?
Pusar atau secara medis disebut umbilikus pada dasarnya merupakan bekas luka setelah kelahiran. Kebanyakan orang tidak menaruh perhatian khusus pada pusar. Tetapi ada keadaan tertentu yang mengharuskan Anda memperhatikan pusar secara penuh. Salah …

Pertanyaan Calon Mertua Sebelum Lamaran

Terima kasih kepada agan AaGuru yant telah membagi artikelnya di kaskus. Silakan disimak

Biasanya setelah anda sudah cukup lama berkenalan atau pacaran dengan doi anda, dan camer anda sudah merasa bahwa hubungan anda harus dipikirkan mau kemana nantinya, anda akan di interview sama camer anda pada suatu waktu untuk mengetahui seberapa serius anda dengan anaknya.

Sikap dan gerak tubuh yang diperlukan :

1. Sikap dan gerak tubuh anda sama halnya anda melamar kerjaan, jadi harus penuh keyakinan dan optimis
2. Saat pertama kali datang dan bertemu, sebaiknya anda memberikan salam dan cium tangan mereka, karena kita adalah orang timur yg senantiasa menjunjung budaya dan keramah tamahan serta menghormati karena kelak mereka akan menjadi orangtua kita juga
3. Posisi duduk harus tegak, ini menandakan agan penuh keyakinan
4. Jangan sering gerak2in anggota bdan, krn ini menandakan kalo agan gugup
5. Menjadilah pendengar yg baik, ketika camer berbicara tataplah dengan sebaik2nya
6. Jangan pernah …