Skip to main content

Investasi Emas yang Menguntungkan Serta Berkah

Bagi Anda semua yang ingin investasi dengan emas, mungkin artikel di bawah ini dapat membantu Anda untuk Investasi Emas yang Menguntungkan Serta Berkah. Perlu beberapa pertimbangan sebelum Anda memilih emas untuk investasi ke depan. Tanpa banyak basa-basi, langsung saja saya sodorkan artikelnya

1. Tentukan tujuan investasi EMAS Anda

Sebagian dari kita saat memutuskan berinvestasi tidak tahu sama sekali tujuan investasi yang ingin dicapai. Ada yang hanya ikut-ikutan teman, ada pula yang karena trend investasi di masyarakat.

Padahal menentukan tujuan investasi yang ingin dicapai adalah bagian yang penting agar kita bisa menyusun perencanaan keuangan kita dengan baik. Banyak sekali contoh tujuan investasi yang bisa kita ambil sebagai tujuan investasi EMAS, misalkan untuk menikah, pendidikan anak, naik haji, dana pensiun, dll.

2. Tutup mata dan telinga Anda terhadap fruktuasi harga EMAS saat ini


Harga EMAS memang sangat volatile, kadang naik kadang juga turun. Kondisi seperti ini seringkali menghambat kita berinvestasi. Ada yang takut, bagaimana kalau ternyata kedepannya harga EMAS terus turun, ada pula yang takut memulai investasi karena khawatir rugi karena ketidaktepatan membeli EMAS pada saat harganya tinggi.

Jika Anda ingin berinvestasi dalam EMAS, jangan terlalu percaya dengan fruktuasi harga yang terjadi dalam jangka pendek. Kalau sudah punya uang, segera belikan EMAS. Jangan menunggu-nunggu kapan harga EMAS sedang turun, karena hal ini seringkali membuat kita lupa berinvestasi pada akhirnya.

3. Jangan lupakan petunjuk, “Investasi EMAS bukan untuk jangka pendek”




Kalau Anda membeli EMAS sambil berharap untung besar dalam jangka pendek, lupakan saja!
Lebih baik Anda berinvestasi ke instrument investasi yang lain, yang menjanjikan keuntungan jangka pendek.

Jika Anda ingin memperoleh keuntungan dari investasi EMAS, sabarlah menunggu, setidaknya minimal 1 tahun. Sesuai dengan trend harga EMAS, 1 tahun diyakini adalah waktu minimal yang cukup untuk kita menangguk keuntungan dari investasi EMAS. Tentu semakin lama waktu investasinya, maka semakin tinggi pula keuntungan yang akan kita peroleh. Jika berdasarkan trend yang ada, kecenderungan kenaikan harga EMAS berkisar 15-20% per tahun, maka jika saat ini harga 1 gram emas berkisar 500 ribu, tahun depan harganya diyakini akan berubah menjadi sekitar 575 ribu!

4. Untuk investasi EMAS, gunakan hanya uang nganggur Anda



Kadangkala karena terlalu bersemangatnya kita untuk berinvestasi EMAS, kita lupa uang yang kita pakai untuk investasi adalah uang yang kemungkinan akan dipakai dalam waktu dekat. Kita berpandangan, sebelum uang tersebut kita gunakan untuk keperluan lain, lebih baik dibelikan EMAS dulu, baru nanti kalau butuh uang, tinggal dijual lagi EMAS-nya.

Kalau begini prinsip yang kita ambil dalam berinvestasi EMAS, yakinlah kita hanya akan memperoleh kerugian. Investasi EMAS akan terasa menguntungkan jika kita mampu bersabar untuk tidak menjual EMAS yang kita beli, setidaknya dalam jangka 1 tahun.

Kalau mau aman berinvestasi EMAS, investasikan hanya uang nganggur kita. Uang yang kita tidak tahu akan dikemanakan. Daripada mengendap di bank dalam bentuk tabungan biasa atau deposito yang keuntungannya hanya berkisar 5,5% per tahun, belum dikurangi biaya macam-macam, maka tentu lebih baik dialihkan ke dalam bentuk EMAS yang keuntungan per tahunnya berkisar 15-20%.

5. Ikutilah komunitas-komunitas masyarakat pengguna EMAS


Dalam berinvestasi EMAS, untuk menambah semangat dan pengetahuan kita, tidak salahnya jika kita bergabung dengan komunitas-komunitas pengguna EMAS. Di sana kita dapat berbagi tips-tips menguntungkan berinvestasi EMAS.

6. Pastikan EMAS yang kita beli memiliki SERTIFIKAT resmi



1400 tahun yang lalu, untuk menggunakan koin dinar emas dalam kegiatan ekonomi sehari-hari, sertifikat sama sekali “tidak dibutuhkan”. Tetapi saat ini, di mana EMAS baru menjalankan fungsinya sebagai store of value (penyimpan nilai), belum medium of exchange (alat pertukaran), maka adanya sertifikat asli mutlak diperlukan. Ini untuk memudahkan kita dalam menjual kembali EMAS kita saat diperlukan.

Meskipun kadar EMAS bisa dicek dengan cara sederhana mengikuti prinsip hukum Archimedes dalam ilmu fisika, namun EMAS tanpa sertifikat nilainya akan cenderung lebih rendah saat dijual.

Untuk mendapatkan sertifikat asli bersama EMAS yang kita beli, pastikan Anda membeli EMAS pada agen-agen resmi yang terpercaya atau bisa langsung ke PT Antam Jakarta.

7. Jangan lupa bayar Zakatnya, jika sudah sampai Nisabnya.

Dalam Islam, harta yang kita miliki tidak seluruhnya menjadi hak kita, ada miliki orang lain, yang harus kita tunaikan jika sudah mencapai nisabnya. Dan nisab EMAS adalah 85 gram. Jadi jika sudah memiliki 85 gram EMAS segera keluarkan zakatnya sebesar 2,5% agar harta kita menjadi berkah dan terus tumbuh berkembang.

Sumber : http://livebeta.kaskus.us/thread/000000000000000014216780/7-tips-agar-investasi-emas-menguntungkan-dan-berkah

Comments

Popular posts from this blog

Istilah Makanan, Minuman, dll dalam MOS / OSPEK

Bagi Adik-adik yang baru masuk ke sekolah atau universitas baru. Mungkin mendapatkan tugas yang sulit dari kakak pembina pada saat MOS / OSPEK.

Nah, sebagai permulaan, dijelasin dulu ya, apa itu MOS dan OSPEK. Baru nanti kita melanjutkan ke Istilah yang ditunggu.

Masa Orientasi Siswa atau disingkat MOS atau sering disebut juga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (disingkat MPLS) merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah guna menyambut kedatangan siswa baru.
Masa orientasi lazim kita jumpai hampir di tiap sekolah, mulai dari tingkat SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Tak pandang itu sekolah negeri maupun swasta, semua menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada siswa barunya.
MOS dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin dan mempererat tali persaudaraan. MOS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, kakak kelas, guru hingga karyawan lainn…

Pusar Udel Berair atau Sakit dan Berbau

Sudah lama nih saya mencari artikel tentang sakit pusar atau pusar berbau. Dulu saat awal pertama pusar sakit, rasanya tidak karuan, setelah periksa ke dokter katanya ada infeksi, akhirnya diberilah saya antibiotik, obat penghilang rasa sakit, dan satu obat alergi obat. Namun setelah rasa sakit itu hilang, sekarang kok masih tersisa bau yang dahsyat dari perut saya, kata istri saya seperti bau terasi. Baiklah, tanpa panjang lebar, silakan disimak artikel dari http://christinarwen.blogspot.com.  Pusar atau udel jarang sekali mendapat perhatian untuk dibersihkan, padahal menjaga kebersihan area pusar sama pentingnya dengan mencuci tangan atau kaki. Beberapa kondisi bahkan membuat pusar berbau busuk dan tidak sedap. Apa saja?
Pusar atau secara medis disebut umbilikus pada dasarnya merupakan bekas luka setelah kelahiran. Kebanyakan orang tidak menaruh perhatian khusus pada pusar. Tetapi ada keadaan tertentu yang mengharuskan Anda memperhatikan pusar secara penuh. Salah …

Pertanyaan Calon Mertua Sebelum Lamaran

Terima kasih kepada agan AaGuru yant telah membagi artikelnya di kaskus. Silakan disimak

Biasanya setelah anda sudah cukup lama berkenalan atau pacaran dengan doi anda, dan camer anda sudah merasa bahwa hubungan anda harus dipikirkan mau kemana nantinya, anda akan di interview sama camer anda pada suatu waktu untuk mengetahui seberapa serius anda dengan anaknya.

Sikap dan gerak tubuh yang diperlukan :

1. Sikap dan gerak tubuh anda sama halnya anda melamar kerjaan, jadi harus penuh keyakinan dan optimis
2. Saat pertama kali datang dan bertemu, sebaiknya anda memberikan salam dan cium tangan mereka, karena kita adalah orang timur yg senantiasa menjunjung budaya dan keramah tamahan serta menghormati karena kelak mereka akan menjadi orangtua kita juga
3. Posisi duduk harus tegak, ini menandakan agan penuh keyakinan
4. Jangan sering gerak2in anggota bdan, krn ini menandakan kalo agan gugup
5. Menjadilah pendengar yg baik, ketika camer berbicara tataplah dengan sebaik2nya
6. Jangan pernah …