Showing posts with label anak. Show all posts
Showing posts with label anak. Show all posts
tantrum ilustrasi : wikipedia
Wah, sudah beberapa minggu tidak update blog karena kerjaan. Semoga artikel ini bisa mengatasi kerinduan Anda atas blog ini. Terima kasih kepada agan wiraspy yang telah membagi artikelnya di kaskus dan telah menjadi HOT THREAD, oke silakan menyimak.


Atasi Batita Ngamuk

Munculnya TANTRUM atau amarah yang tak terkendali sebetulnya merupakan pertanda baik. Tangani amukannya secara bijak.

Sering, kan, anak marah-marah hanya karena ia merasa tidak puas oleh hal sepele. Misalnya, sepatu yang disodorkan ibu tidak sesuai dengan keinginannya. Ia minta warna merah jambu, tapi karena kotor, ia harus memakai sepatu yang berwarna cokelat. Yang terjadi kemudian, si anak menolak sambil marah dan melempar sepatunya. Kalau keinginannya belum terpenuhi juga, dia akan semakin marah dan menangis keras. Bahkan, terkadang sampai berguling-guling di lantai.

Perilaku ini belum muncul di usia awal karena umumnya bayi hanya menunjukkan respons atas kebutuhannya seperti kalau lapar, haus, dan popoknya basah, dengan cara menangis. Namun seiring perkembangannya, di usia sekitar 9 bulan bayi mengembangkan konsep "saya mau". Nah, bila sesuatu yang diinginkannya tidak berjalan sesuai yang dia mau, maka ia akan frustasi. Salah satu cara untuk menandakan perasaan itu adalah dengan tantrum . Inilah bentuk-bentuk amukan di usia batita dan cara mengatasinya.

USIA 12-18 bulan
Mendekati usia setahun, anak bisa frustrasi saat menghadapi adanya hambatan-hambatan fisik. Misalnya, beberapa anak merasa terintangi saat harus duduk di kursi tinggi (kursi makan batita), di carseat, atau di tempat bermainnya yang berpagar. Benda-benda tersebut membatasi geraknya sementara kemampuan motoriknya sedang berkembang dan bertambah. Selain itu, anak juga masih terbatas kemampuan bicaranya, sehingga belum dapat mengekspresikan keinginannya lewat kata-kata. Akibatnya ia akan mengepalkan tangannya dengan muka memerah karena marah, seolah ia mengatakan kepada kita bahwa situasinya saat itu sedang tidak nyaman.

Bentuk tantrum
Anak menangis keras, melengkungkan punggungnya, dan menggeliat-geliat dengan marah.

Cara mengatasinya

Sebagai orang tua, cobalah untuk memahami segala keterbatasannya,
Read More
ilustrasi : kado.hk
Istriku, jangan sakit ya (so sweet), itulah sepenggal dari SMS yang saya kirimkan ke istri saya, karena dia sedang mengalami pilek, batuk-batuk, dan juga kepala pusing, atau dalam masyarakat biasa disebut "meriang".

Karena minggu kemarin saya juga mengalami hal yang serupa, sampai hari ini pun belum sembuh total, mengingat kembali pembicaraan antara teman kerja, bahwasanya ada 2 jenis sakit (demam) yaitu yang disebabkan oleh virus atau bakteri.

  • Virus : gejalanya, biasanya hidung meler, tetapi tidak menghasilkan lendir berwarna kuning kehijauan, dan bisa sembuh hanya dengan kita beristirahat.
  • Bakteri : gejalanya, badan terasa pegal, lendir dari hidung atau riak dari mulut berwarna kuning kehijauan dan tidak sembuh hanya dengan beristirahat, tetapi harus disertai obat.
Nah, terus apa hubungannya dengan judul artikel ya? mari kita simak bersama, 

Selama ini, saya sering mengkonsumsi You C1000, Minuman Vitamin ini saya konsumsi jika tubuh sudah mulai terasa tidak nyaman, tapi saya hanya mengkonsumsi yang botol kecil yang beling lho ya, tidak tahu kenapa, karena jika saya konsumsi yang botol plastik yang besar, yang pernah terjadi adalah, ketika saya dalam kondisi normal / sehat, kemudian mengkonsumsi minuman tersebut, yang terjadi adalah saya menjadi pancingen dan malah batuk-batuk setelahnya, tidak bermaksud menjelekkan produk, mungkin tenggorokan saya yang tidak co
Read More
Hanya mau share saja, dari salah satu aganwati di kaskus, beliau membahas tentang Review Breast Pump/Pompa Asi sebagai Referensi dalam memilih yang cocok buat Mommies. Saya kira review / perbandingan beberapa produk ini sangat cocok bagi ibu-ibu melahirkan yang baru pertama menyusui anaknya.

Sekedar sharing pengalaman 7 bulan yang lalu, anak saya lahir mau diberi ASI tetapi tidak keluar dari susu ibunya, walhasil selama 2 hari diberi susu formula oleh Rumah Sakit Bersalin. Namun saya mencoba memberi semangat kepada istri untuk tetap menyusui anak, walaupun ASI belum bisa keluar.

Karena istri saya juga wanita karir, kami menginginkan untuk tetap memberikan ASI kepada adik, tapi tidak tahu bagaimana cara menyimpannya, karena tidak mungkin anak kami harus dibawa ke tempat kerja khan? Akhirnya pilihan jatuh ke pigeon, karena memang seperti disebutkan pada review di bawah, pigeon memang lebih mudah dicari, tetapi lebih kuat sedotannya, sehingga jika belum terbiasa memang menimbulkan rasa pegal disekitar aerolia. Tanpa berpanjang lebar lagi, silakan saja disimak ya, dan tidak lupa, di sebelah kanan itu bukan gambar istri saya ya :)

Ola moms..

Setelah sekian lama berkecimpung dalam dunia per-pumping-an, sy ingin share plus minus masing-masing breast pump dari berbagai tipe dan merk yang pernah saya coba. Review ini sifatnya subjektif ya moms, soalnya rasa dan pengalaman masing2 user relatif berbeda. Makanya, breast pump itu dibilangnya cocok2an.

Nah, daripada udah keluar uang beli breast pump yang harganya gak murah, gak rugi loh moms, meluangkan sedikit waktu untuk meriset dan membandingkan performance masing2 breast pump. Sebagai referensi dalam pemilihan breast pump yang pas buat moms.

Oia, bagi new moms, tidak disarankan langsung memakai breast pump electric. Kurang efektif, karena produksi ASI masih sedikit dan pori2 ASI di payudara (PD) belum terbuka semua. Baiknya, coba dulu pake BP manual. Bila umur baby sudah 1 bulan lebih, barulah mempertimbangkan pakai yg electric, demi efisiensi dan efektivitas waktu dan tenaga. Sekadar info, banyak loh mommies yang saya kenal bisa lulus ASIX 2+ hanya dengan pompa manual.

OK, kita mulai dengan merk yang lebih dulu dikenal di Indonesia, Medela

Medela Mini Electric


Harga kurleb 800ribu
sebutan kerennya MINEL, si pompa sejuta umat, paling terkenal di kalangan mama perah
+ Suction mantap, jadi pas lg LDR (Let Down Reflect, artinya apa silakan googling yaa), ASI diperah dengan sekejap
+ Praktis, mungil dan printilannya dikit. Cocok buat moms yg gak punya banyak waktu pumping di kantor.
Read More
Perlukah rambut bayi dicukur sampai habis? Benarkah jika sudah digunduli sampai habis, kelak rambut bayi akan tumbuh lebat?

Menurut dr. Resita Olanova, SpKK, mencukur rambut bayi saat genap 40 hari memang tidak ada pertimbangan medis alias tidak ada keharusan dalam hal mencukur rambut. Jadi, tidak ada hubungan antara mencukur rambut dengan rambut tebal, seperti dikutip dari Tabloid Mom & Kiddie.

Namun begitu, menggunduli kepala bayi sampai ‘licin’, dari segi kesehatan memberi banyak manfaat, antara lain:


  • Membersihkan lemak. Saat melewati jalan lahir, banyak lemak dan ‘kotoran’ rahim Ibu yang menempel di sekujur tubuh bayi, termasuk di rambutnya. Dengan mencukur rambut bayi, sisa-sisa lemak tersebut diharapkan akan ikut terangkat. Belum lagi kotoran yang kerap menempel setelah bayi lahir, seperti gumoh di bantal yang kemudian menempel di rambutnya. Dengan dikeramas saja mungkin tidak cukup hingga tumpukan lemak dan kotoran tersebut harus dibersihkan dengan cara mencukur rambutnya.
  • Mencegah iritasi dan infeksi. Kepala plontos bayi akan memudahkan Ibu untuk mengamati kalau-kalau ada sesuatu yang tak diharapkan, seperti iritasi, bisul, luka dan sebagainya. Cukur rambut bahkan menjadi keharusan bila sudah terjadi infeksi, misalnya ada bisul di kepala. Untuk mencegah terjadinya infeksi lebih lanjut dan mempermudah pengobatan, sebaiknya kepala anak dalam keadaan bersih dari rambut alias plontos.
  • Mendinginkan. Bayi-bayi yang kebetulan tinggal di daerah panas atau pasti akan merasa lebih nyaman dengan kepala plontosnya. Hembusan angin yang langsung mengenai pori-porinya mampu mengurangi kegerahan.

Read More
Sudah lama tidak mengisi blog, kali ini saya sempatkan untuk mengisinya. Masih berkenaan dengan anak.

Setiap orangtua tentu menginginkan anaknya menjadi anak baik, terlebih menjadi penurut terhadap semua titah orangtua. Tapi sayangnya tidak semua keinginan itu bisa direspon dengan baik oleh anak. Terkadang ada saja yang cuek dan tak mau mendengar perkataan orangtua. Jangan salahkan anak! Perhatikan adakah yang salah dalam ucapan Anda!

Anak belum memiliki motorik yang sempurna dibandingkan orang dewasa. Jangankan untuk berpikir lebih jauh seperti orang dewasa, untuk mengartikan ucapan dari orang dewasapun belum tentu ia pahami dengan cepat. Bahkan ada saja anak yang tidak mengerti. Akibatnya anak menjauh dan meninggalkan lawan bicaranya atau Anda sendiri orangtuanya.

Dalam kasus tertentu, saat Anda mulai memberikan perintah kepada anak, ia malah membangkang, enggan menuruti perintah anak, lalu 'ngambek' atau marah. Lebih bahaya lagi saat anak mulai tak menuruti dan tak mendengarkan ucapan orangtua yang tak dipahaminya akan berakibat pada perkembangan otaknya atau kecerdasannya.

Semua sepakat bahwa anak akan meniru apa yang ia dengar dan lihat dari orang dewasa. Ucapan yang tidak jelas dan membuat anak tak mengerti pulalah yang membuat anak enggan mendengarkan kata-kata orangtuanya bahkan 'ngambek'.

Beberapa contoh perkataan yang sulit untuk dipahami anak, seperti:

1. Terlalu bertele-tele dan rumit
Read More
Sepulang kuliah tadi, saya mampir di sebuah toko buah di Armada swalayan di samping kanan RSJ Magelang. Di sana tersedia berbagai macam buah, seperti apel, semangka, mangga, anggur, dan lainnya. Namun ada satu buah yang menarik perhatian saya, yaitu Jeruk Bali. Sebenarnya bukan menarik perhatian, namun lebih tepatnya ingat janji kepada rekan kerja di kantor semarang untuk membawa jeruk bali. Kemudian mampirlah saya dengan istri yang membonceng di belakang.

"Mbak, ini jeruk balinya berapa harganya ya?" tanya saya
"8000 mas perbuahnya" sahut mbak penjual buah, sembari saya memilih dan memilah jeruk bali, karena mencari yang manis, sebagai insting dari pembeli buah :)
"Jeruk bali yang manis yang bagaimana ya mbak?" tanya saya kembali. Walaupun saya masih ingat beberapa minggu kemarin saya juga membeli jeruk bali di tempat tersebut, tapi penjualnya berbeda mengatakan bahwasanya jeruk bali yang manis adalah buah dengan kulit kuning dan berat daripada yang lain.
"Kurang tahu mas"  jawab penjual.

Dan percakapan kamipun selesai dengan pembayaran yang saya lakukan kepada mbak penjual buah dengan uang Rp 16.000,-. Kemudian kamipun pulang dengan membawa 2 buah jeruk bali yang sudah dikupas kulit luarnya.

Nah, namun kali ini saya juga ingin membagi informasi, apa sih kegunaan / manfaat dari jeruk bali itu sendiri, serta sejarah kenapa buah tersebut bisa dinamakan dengan jeruk bali.

Asal Usul Jeruk Bali


Jeruk bali adalah jenis buah yang punya nama latin Citrus Maxima atau
Read More
Previous PostOlder Posts Home